oleh

BKD Kota Kupang Turunkan Tim Verifikasi Aset Disemua OPD

-Daerah-67 Dilihat

Kupang, Terasntt.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Bagian Keuangan dan Aset Daerah (BKD) Kota Kupang turunkan tim untuk verifikasi aset di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bagian BKD Kota Kupang, Jefry Pelt kepada wartawan,saat ditemui di Balai Kota Kupang,  Rabu (23/7), mengatakan dalam pendataan aset, saat ini sementara dilakukan verifikasi terhadap laporan data aset di masing-masing OPD termasuk data aset aktif yang sementara dilaksanakan untuk mendukung tipoksi di OPD.

Dan lanjutnya, data aset yang diverifikasi ini data yang diusulkan untuk di hapus dengan berbagai alasan ada karena hilang atau ada yang tidak berfungsi lagi yakni dalam kondisi rusak yang saat ini sementara di verifikasi oleh  tim dari bidang aset di  BKD ke beberapa OPD.

“Saya berencana sekitar hari Jumat saya akan minta informasi akan perkembangan pendataan yang telah di lakukan tim dibeberapa OPD guna bisa mengetahui kendala yang ditemukan dilapangan agar bisa dicari solusinya,” kata mantan Kadis Perhubungan tersebut.

Dia mengaku, sering yang terjadi OPD pergeseran akan aset tidak tercatat secara baik.Sehingga pendataan yang dilakukan oleh tim ini tidak hanya mendata aset, tetapi merapihkan sistim pencatatan aset.

” Pencatatan aset yang dilakukan contohnya aset barang yakni meja tidak hanya dicatat satu meja, tetapi dicatat nilai perolehan, tahun perolehan guna bisa di hitung akumulasi seluruh aset terhadap neraca daerah,” katanya.

Dikatakannya, pendataan akan aset pada OPD sudah dilakukan oleh tim dari bidang aset ini sudah dilakukan satu bulan lalu, namun ada kendala baru dilanjutkan setalah BPKP NTT menyerahkan LHP.

Untuk itu, tambahnya pendataan aset ini masih dipusatkan hasil temuan BPKP NTT yang tercatat dalam LHP.

“Intinya dalam pencatatan ini tidak asal catat di OPD ini tidak hanya kursi ini ada sekian, tetapi ada fom yang harus diisi.Sehingga kita hanya melakukan rekonsilasi atau disamakan data yang ada di kami ini, dan data  yang ada di OPD lalu kita sandingkan dengan hasil temuan BPKP NTT,” lanjutnya.Rekomemdasi ada temuan ini pasti ada penyebabnya atau karena apa.Sehingga kalau hanya kesalahan dalam pencatatan maka diluruskan.

“Dan kalau barang bergeser tidak kita ketahui, maka kita perlu cari tahu akhir barang itu berada untuk kita rapihkan pencatatannya,” tuturnya.(Yon)

 

 

Komentar