oleh

Baitanu ; Sektor Pariwisata Kota Kupang Jauh Tertinggal

KUPANG, Terasntt.com — Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Christian Baitanu, mengatakan
pengembangan Pariwisata di Kota Kupang jauh tertinggal dari daerah lain. perlu langkah Inovatif guna mengembangkan potensi wisata yang ada.

” Kita memiliki obyek wisata yang cukup banyak, hanya saja pengelolaan belum fokus dan maksimal,” kata Baitanu dalama sambutannya saat pembukaan pelatihan pengembangan Desa Wisata bagi warga Kelurahan Lasiana di Hotel Ima, Kupang, Selasa (22/3/2016).

Menurutnya harus ada langkah yang inovasi bagi pengembangan sektor wisata di Kota Kupang, karena potensi wisata cukup banyak yang masih belum dikelola secara baik oleh Pemerintah Kota.

” Pariwisata di kota Kupang masih kalah jauh dari daerah lain di NTT. Ini perlu sebuah langkah inovatif untuk mengoptimalisasikan potensi yang ada,” katanya.

Sementara Wakil Walikota Kupang Herman Man ketika membuka kegiatan tersebut, menegaskan Kota Kupang harus berkembang pariwisatanya baik secara regional, nasional dan internasional.

Oleh karena itu, lanjutnya perlu dilakukan pengembangan industri wisata yang berbasis ekonomi dan teknologi guna meningkatkan sektor pariwisata pada masa mendatang.

” Harus ada upaya industri pariwisata yang berbasis pada unsur ekonomi dan unsur teknologi. Kalau sudah dapat dikembangkan maka akan ada peningkatan sektor pariwisata,” tegasnya.
Man menambahkan, bahwa pariwisata akan memberikan pemahaman pada wisatawan tentang kebutuhan barang dan jasa yang akan mereka peroleh di tempat wisata.
” Barang dan jasa akan menjadi kebutuhan bagi para wisatawan disebuah tempat wisata. Mereka bisa mendapatkan informasi mengenai kondisi alam, budaya atau tradisi, kearifan lokal mengenai bahasa lokal, sejarah, agama, juga sovenir dan kuliner yang ada dilokasi wisata tersebut,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kupang Ester Muhu, dalam laporannya menjelaskan kegiatan Desa Wisata Kelurahan Lasiana ini memberikan kesempatan kepada warga sekitar untuk memanfaatkan potensi lokal pantai Lasiana sebagai basis ekonomi kreatif yang menunjang pariwisata.

Desa wisata Kelurahan Lasiana sebagai locus wisata berbasis ekonomi untuk warga sekitar lokasi pantai Lasiana.
” Desa Wisata lebih pada pemanfaatan potensi pantai Lasiana bagi pengembangan ekonomi warga sekitar, karena pengelolaannya sudah diambil alih Pemerintah Provinsi NTT. Kita upayakan kiat ekonomi bagi warga sekitar lokasi pantai Lasiana untuk pengembangan ekonominya,” ujar Muhu.(man)

Komentar