oleh

Ahok Maju Pilkada Independen, Teguran Keras Bagi Parpol

-Nasional-19 Dilihat

Jakarta, CNN Indonesia — Indikasi kuat majunya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjadi calon gubernur ibu kota dari jalur independen pada Pilkada 2017 mendatang dianggap memberi dampak positif bagi kehidupan politik Indonesia.

Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, keberadaan calon independen seperti Ahok dalam ajang Pilkada dapat dilihat sebagai cara masyarakat Indonesia menegur partai-partai politik yang dianggap telah menurun kualitasnya saat ini.

Luhut pun tak mempermasalahkan keberadaan calon independen dalam ajang pemilihan kepala daerah. Baginya, semua calon kepala daerah dapat bersaing dengan atau tanpa menggunakan partai politik sebagai kendaraan.

“Dia (Ahok) orang yang cerdas dan punya kearifan walaupun suka ngomong keras. Kalau saya, biar saja kita lihat. Ini kan satu proses yang membuat kita memasuki era baru, dimana itu juga akan menyentil parpol-parpol itu agar lebih profesional lagi,” ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat (11/3).

Ahok diketahui mulai menunjukkan sinyal akan maju menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen tahun depan. Sinyal tersebut ditunjukkan setelah kelompok relawan bernama Teman Ahok berhasil mengumpulkan 750 ribu lebih KTP dukungan untuk Ahok agar maju menjadi cagub independen tahun depan.

Teman Ahok bahkan telah menyebar formulir penjaringan KTP dukungan untuk Ahok agar maju menjadi cagub independen bersama calon wakil gubernur Heru Budi Hartono, Kepala BPKAD DKI Jakarta saat ini.

Ahok pun mengaku tak punya cukup dana untuk melakukan kampanye besar-besaran. Jika ada parpol yang mendukungnya menempuh jalur independen, ia juga memilih untuk tak keluar dana apapun.

“Kalau ada partai yang dukung saya oke saja. Mereka kerja sama dengan ‘Teman Ahok’ , posko juga gerak, yang jelas saya enggak keluar duit,” katanya.

Tudingan deparpolisasi belakangan ini menyerang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan kelompok Teman Ahok karena mereka “ngebet” maju di Pemilihan Kepala Daerah 2017 melalui jalur independen.

Namun tudingan tersebut dibantah Basuki dengan mengatakan bahwa mereka semua tak ada yang membenci partai politik. Belakangan ini Partai Nasional Demokrat (Nasdem) juga menyatakan dukungannya pada Ahok untuk menempuh jalur independen. (pit)

Komentar