oleh

Ada Kerugian Negara Dalam Proyek Mangkrak SPAM Ile Boleng

-Hukrim-84 Dilihat

Koordinator Aksi AMPERA Flores Timur Yeremias Dere Lasan/ foto istw

Kupang, terasntt.com — Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) Flores Timur menyoroti kerugian negara dalam proyek Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Ibukota Kecamatan (IKK) Ile Boleng tahun anggaran 2018 yang dikerjakan PT. Global Nusa Alam dengan nilai kontrak Rp. 8.865.798.000.

Demikian disampaikan Koordinator Aksi AMPERA Flores Timur Yeremias Dere Lasan kepada redaksi terasntt.com, Rabu (27/11/2019) petang.

” Secara kasat mata sudah ada kerugian negara secara nyata dan pasti dalam proyek SPAM Ile Boleng, oleh karena rekanan hanya mengerjakan beberapa item dari keseluruhan komponen pekerjaan.
Tinggal pihak penyidik kejaksaan menugaskan tim Perhitungan Kerugian Negara (PKN) untuk menghitung kerugian negara, pasti ketemu nilai kerugiannya,” jelas Dere Lasan

Pejabat Pembuat Komiten (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur Yohanes Juan Fernandes telah membayar uang muka 20% dari nilai kontrak kepada Rekanan Penyedia Barang sebesar Rp. 1.773.159.600. Sementara progres pekerjaan sampai dengan 120 (seratus dua puluh) hari kalender dari tanggal 03 September 2018 s/d. 31 Desember 2018 ditaksir tidak mencapai 10%.

” Di tengah perjalanan pembangunan reservoir dan pengadaan sejumlah pipa, rekanan tidak melanjutkan pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir tahun anggaran 2018. Pembayaran uang muka sebesar 20% melampaui progres pekerjaan akhir, sehingga nilai dugaan kerugian negara sebesar Rp. 1 Miliyar lebih,” beber Dere Lasan

Taksiran kerugian tersebut belum ditambah dengan pembayaran selain uang muka dan denda keterlambatan apabila PPK memperpanjang jangka waktu kontrak, sehingga denda keterlambatan dikenakan sebesar 1/1000 dari nilai kontrak atau nilai bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan dan tidak melebihi dari jaminan pelaksanaan.(m45)

Komentar