oleh

Abaikan Kepentingan Warga, Lurah Oesapa Mendapat Teguran Keras Walikota

-Daerah-20 Dilihat

KUPANG, Terasntt.com — Pelantikan ketua RT/RW dan pemilihan Ketua LPM Kelurahan Oesapa menuai persoalan. Warga yang merasa dirugikan dengan kebijakan sepihak Lurah, John Keban mengadu ke Walikota Kupang, Jonas Salean hingga mengeluarka teguran keras kepada lurah.

Surat teguran tersebut disampaikan melaui Camat Kelapa Lima, Abraham Kalau memebina sekaligus mengingatkan lurah Oesapa terkait kepentingan masyarakat Kelurahan Oesapa.

” Pernyataan Walikota Kupang ini dikeluarkan sehubungan dengan surat pengaduan masyarakat perilaku lurah yang tidak netral dalam pemilihan ketua LPM Kelurahan Oesapa,” kata Klau ditemui di kediamannya, Jumad (18/3/2016) petang.

Dia mengakui surat teguran Walikota sangat tegas karena ada isi surat pengaduan masyarakat Kelurahan Oesapa yang ditandatangani beberapa unsur RT/RW dan tokoh masyarakat yang ditujukan kepadanya sangat meresahkan warga.

Walikota menilai, lurah Oesapa tidak bisa menjadi orang tengah dalam proses pemilihan ketua LPM sebab secara sepihak merubah mekanisme kriteria pemilihan ketua LPM dan diduga bersengkokol dengan orang tertentu untuk kepentingan salah satu kandidat.

” Saya juga menerima tembusan surat tersebut dan ditelpon pak Orson Nawa Kabag Humas sekda Kota Kupang atas perintah pak Walikota Kupang untuk menegur dan memberikan nasehat kepada Lurah Oesapa. Saya sudah menghubunginya dan menyampaikan maksud pak Walikota Kupang. Ia berkilah sudah mengurusnya dan menjamin tidak ada masalah lagi. Saya juga merasa kurang dihargai pada saat dipaksa untuk melaksanakan pengukuhan LPM yang seharusnya acara pelantikan RT/RW,” ungkapnya.
Sementara tokoh masyarakat Oesapa, Umbu Lili Pekuali menjelaskan, bahwa surat pengaduan yang disampaikan kepada Walikota Kupang adalah aspirasi masyarakat yang sudah tidak percaya lagi pada Lurah Oesapa atas sejumlah persoalan sehubungan penetapan kriteria pemilihan ketua LPM.

” Kami berharap ada tindakan tegas dari Walikota Kupang. Memberikan teguran dan pembinaan khusus bagi Lurah Oesapa. Dia sudah tidak dipercayai lagi sebagai pemimpin masyarakat. Kalau Lurah sudah kotak-kotakan masyarakat dan membangun hubungan yang kurang harmonis, maka itu masyarakat sudah tidak percaya lagi. Kalau bisa hal ini mendapat perhatian serius dari Walikota Kupang sebagai kepala daerah,” jelasnya. (man)

Komentar