oleh

2016: Kehidupan Indonesia Diprediksi Lebih Bergejolak

-Nasional-65 Dilihat

Jakarta, CNN Indonesia — Kegaduhan politik, kebakaran hutan, insiden pesawat jatuh, erupsi gunung, kriminalisasi terhadap personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penembakan, ancaman bom, kapal tenggelam, kontroversi Ketua DPR Setya Novanto, dan sederet kejadian lain telah mewarnai Indonesia tahun 2015. Memasuki tahun 2016, pertanyaan muncul, peristiwa apalagi yang bakal terjadi?

Bagaimana wajah Indonesia sepanjang tahun 2016? Apakah masih mengalami gejolak atau sebaliknya? Budiyono Tantrayoga atau lebih dikenal dengan nama Suhu Tan, memprediksi peristiwa yang akan terjadi sepanjang tahun 2016.

Suhu Tan menggunakan perhitungan shio dan ilmu elemen untuk melihat segala kemungkinan yang akan terjadi. Suhu Tan mengatakan, tahun 2016 Indonesia akan mengalami gejolak. Bahkan bisa jadi guncangan yang ditumbulkan lebih besar lagi.

Hal tersebut disebabkan pertemuan shio monyet api yang merupakan shio tahun 2016 dan elemen api yang dimiliki Indonesia, dilihat dari waktu kemerdekaan.

“Elemen api dominan tahun 2016. Bahwa akan ada gejolak-gejolak sebagaimana yang dimungkinkan timbul dengan adanya api besar. Itu mulai berjalan setelah bulan Februari,” kata Suhu Tan kepada CNN Indonesia ketika ditemui di Meruya, Jakarta, Kamis (31/12).

Ia memperkirakan, memasuki bulan Juni 2016, kondisi akan semakin parah karena api mengganas. “Saya melihat ada sesuatu yang krusial untuk Indonesia di bulan Juni dan Juli,” ujarnya.

Terkait gambaran hal krusial tersebut Suhu Tan belum bisa menjelaskannya.

Elemen api yang begitu kuat pada tahun 2016 juga diprediksi akan menimbulkan banyak aksi kekerasan dan anarkisme di berbagai daerah di Indonesia. Aksi massa, kerusuhan, dan bentrokan, diperkirakan akan terjadi. Bukan antara rakyat dengan rakyat, tapi rakyat dengan instansi pemerintahan.

“Ada benturan aksi masyarakat dan aparat yang memiliki elemen logam (penegakan hukum) dan aparat akan kewalahan karena dengan api besar, logam cenderung meleleh,” kata Suhu Tan merujuk pada ilmu elemen yang telah diperlajarinya.

“Kekuatan aparat penegak hukum, aparat keamanan, polisi, tentara, cenderung berada dalam tekanan yang cukup kuat. Tekanan dari masyarakat yang sifatnya berontak, ngamuk, dan anarkis.”

Suhu Tan menambahkan, gejolak tersebut akan terlihat menonjol di Indonesia bagian timur. Ada banyak pemicu yang akan menyulut api menjadi semakin besar.

Sektor Pertambangan Jadi Pemicu

Pemicu tersebut diperkirakan akan datang dari tekanan atau sesuatu yang rumit yang menyangkut dunia pertambangan. Bahkan tak hanya jadi pemicu, dunia pertambangan diduga akan menjadi sasaran salah satu jenis ketidakpuasan masyarakat.

Gejolak yang memanas tak hanya terjadi di Indonesia bagian timur, tapi juga daerah beratribut timur lain seperti Jawa Timur, Kalimantan Timur, atau Nusa Tenggara Timur karena timur mempunyai elemen kayu yang sangat mungkin akan terbakar oleh api dan membuat api semakin besar. Api yang terlalu besar, menurut Suhu Tan, akan menimbulkan masalah.

Laki-laki yang telah belajar feng shui, shio, dan ilmu elemen sejak 1992 itu juga memperingati pemerintah agar berhati-hati dalam membuat kebijakan tahun 2016. Ia memperkirakan, jika tetap ada kebijakan baru, akan mengarah ke kontroversi atau justru sengaja dibuat kontroversial karena elemen api besar pada tahun 2016 berarti juga ada provokator.

“Kebijakan apapun akan selalu diprovokasi secara negatif dan akan membuat reaksi massa yang ekstrem, berlebihan. Pemicunya adalah provokator yang membuat api makin besar,” ujar Suhu Tan.

Dilihat dari ilmu elemen, yang akan membuat api semakin besar adalah elemen kayu. Untuk Indonesia, elemen kayu merujuk juga pada politikus. Suhu Tan memperingatkan, ulah politikus tahun 2016 bisa jadi akan menyulut aksi massa yang ekstrem dan anarkis.

“Masih ada kecenderungan menggunakan gerakan massa, itu cukup tinggi, terutama untuk menentang kebijakan pemerintah,” katanya. “Politiknya menggoyang stabilitas terus.”

Elemen kayu yang dimiliki dunia penerbangan Indonesia juga akan membuat situasi cukup menegangkan. Bahkan Suhu Tan memprediksi, kasus kecelakaan pesawat akan lebih marak dibanding tahun 2015.

Sepanjang tahun 2015, sejumlah kecelakaan pesawat terjadi di Indonesia. Mulai dari gagal tinggal landas karena mesin rusak hingga pesawat jatuh yang sempat terjadi di Medan dan Papua.

“Ada api-api besar di dunia penerbangan. Kemungkinan kecelakaan pesawat yang notabene sebenarnya meledak atau terbakar itu tinggi. Kalau lihat feng shui konotasi asumsinya, akan ada kecelakaan pesawat yang dalam tanda kutip terbakar atau karena masalah api, itu tinggi,” ujar Suhu Tan. (rdk)

Komentar