oleh

2.500 Warga Baru Masih di Camp Pengungsi, n; Ini Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

-Daerah-22 Dilihat

OELAMASI, Terasntt.com — Sebanyak 2.500 lebih warga baru masih menetap di camp pengungsi di Kabupaten Kupang. Selama 16 tahun eksodus dari Timor – Timor kehidupan warga baru ini masih terkatung – katung.

” Masalah ini ada sejak masa Presiden Soesilo Bambang Yudoyono (SBY-red). Saudara – saudara kita ini adalah korban politik dan harusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Saya tegaskan kehadiran saudara – saudara kita ini bukan menjadi proyek Pemerintah Kabupaten Kupang atau Pemerintah Propinsi, tetapi mereka adalah korban kebijakan negara dan negara harus bertangung jawab. Negara harus menyiapkan dana untuk pembebasan lahan agar bisa membangun pemukinan baru dengan tidak membebankan masyarakat lokal yang ada,” kata Bupati Kupang, Ayub Titu Eki usai menerima warga baru di ruang kerjanya, Senin (15/2/2016).

Sebetulnya, kedatangan warga baru tersebut untuk meminta maaf atas kesalahpahaman terkait penyerahan lahan pemukiman beberapa waktu lalu.

” Mereka datang meminta maaf kepada saya sebagai orangtua dengan cara adat. Saya sangat menghargai itu dan siap untuk membicarakan bersama. Saya janji hari Selasa minggu depan kita undang camat dan kepala desa dari beberapa wilayah untuk duduk bersama membicarakan persoalan ini. Sejak awal saya berprinsi masalah ini kita selesaikan tanpa harus menimbulkan masalah baru, sehingga masih tertunda. Dan setelah pertemuan nanti baru kita lihat seperti apa. Intinya masalah ini adalah tanggung jawab Pemerintah Pusat dan solusinya menyiapkan dana untuk pembebasan lahan,” tegasnya.(mas)

Komentar